Indikator Masyarakat Islam

Satiap masyarakat memiliki indikator yang membedakannya dari masyarakat lain. Masyarakat Islam memiliki karakter yang langka yang tidak ditemukan dimasyarakat lainnya. Yang dimaksud masyarakat Islam, adalah masyarakat yang dikehendaki Allah agar tidak terjadi pada manusia. Yaitu masyarakat yang membawa nilai-nilai luhur yang telah hilang diberbagai penjuru bumi pada saat ini. Hal tersebut tidak dimaksudkan sebagai masyarakat saat ini yang mengalami penyimpangan dari aturan Allah. Jika ditemukan beberapa karakteristik yang baik pada masyarakat saat ini, hanya saja masih sedikit, bila dikaitkan dengan hal yang semestinya terjadi pada masyarakat.
Perbedaan yang paling menonjol antara masyarakat Islam dengan masyarakat lain, bahwasanya konsepsi dan aturan Islam digali dari Allah melalui wahyu yang diturunkan melalui Rosulullah saw dan telah dijamin pemeliharaannya oleh Allah sampai hari kiamat. Jika persoalan ini telah jelas bagi kita, maka jelas juga perbedaanya. Yang menonjol antara masyarakat Islam dengan masyarakat lain yang konsepsinya tentang alam dan kehidupan serta aturan-aturan yang mengatur kehidupan yang bersumber dari akal manusia yang lemah.
Hal yang harus diupayakan umat Islam saat ini melalui para ulama, pendakwah, pakar, cendikiawan adalah merubah kondisi masyarakat yang tercabik-cabik yang dirusak oleh tradisi yang berlawanan dengan agama, syahwat yang berlebihan, akhlak yang buruk menuju pada kedudukan yang luhur yang dilandasi kebaikan dan kemaslahatan. Sehingga memiliki kesanggupan untuk memimpin masyarakat ini. Hal tersebut bisa terjadi dengan cara penanaman prinsip-prinsip dan karakteristik masyarakat Islam melalui tutur kata yang berkesan, tauladan yang baik dan perbuatan yang baik.
Diantara karakteristik masyarakat Islam yang terpenting adalah masyarakat yang patuh terhadap ajaran. Yang dimaksud dengan indikator ini, bahwasanya masyarakat ini memilki referensi yang mulia yaitu Al-Quran dan Sunah. Sehingga dari padanya muncul masyarakat dengan berbagai tindakannya. Yaitu indikator masyarakat yang akan mengatur persoalan-persoalan anggotanya dan mengontrol tindakan-tindakanya. Inilah konsekuensi dari status kekhalifahan dimuka bumi. Patuh dan melaksanakan apa yang diperintahkan ajaran ini merupakan aspek nyata dari aqidah. Aspek ini sebagai indikator kuatnya berpegang teguh terhadap aqidah karena amal itu merupakan bagian dari yang terkait dengan aqidah. Sehingga amal itu amal itu akan meningkat seiring dengan meningkatnya aqidah, dan akan menurun ketika aqidahnya menurun. Inilah yang harus kita tegaskan bahwa masyarakat Islam yang berlandaskan aqidah yang akan meningkatkan hati anggota-anggotanya.