14 Fungsi Tanda Baca Koma (,) Beserta Contoh Kalimat

14 Fungsi Tanda Baca Koma (,) Beserta Contoh Kalimat
4.5 (90%) 2 votes

Pada tulisan artikel sebelumnya, Apipah memberikan informasi tentang rekomendasi jaket kulit custom Garut. Nah, pada kesempatan sekarang ini, termasuk pada kategori tulisan pengetahuan tentang tanda baca koma (,). Tanda baca ini sering  kita temukan dalam buku, majalah, koran, dan sebagainya.

Berikut dibawah ini berbagai macam fungsi dan contoh kalimat yang memakai tanda baca koma (,) yang baik dan benar.

1. Dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilangan.

Contoh : Surat biasa, surat kilat, ataupun surat khusus memerlukan prangko.

2. Dipakai memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara berikutnya yang didahului oleh kata seperti tetapi atau melainkan.

Contoh :

–  Apipah bukan anak saya, melainkan anak Pak Rano.
–  Apipah tidak pergi ke kantor POS, tetapi ke kantor BPJS.

3. Dipakai memisahkan anak kalimat dari induk kalimat jika anak kalimat itu mendahului induk kalimatnya

Contoh : Karena sibuk, ia lupa akan janjinya.

Akan tetapi, tanda koma tidak tidak dipakai memisahkan anak kalimat dari induk kalimat jika anak kalimat itu mengiringi induk kalimat. Contoh : ia lupa akan janjinya karena sibuk.

4. Dipakai dibelakang kata atau ungkapan penghubung antar kalimat yang terdapat pada awal kalimat termasuk didalamnya, seperti : oleh karena, jadi, lagi pula, meskipun begitu, dan akan tetapi.

Contoh : … oleh karena itu, kita harus hati-hati.

5. Tanda koma dipakai untuk memisahkan kata seperti  o, wah, aduh, kasihan dari kata yang lain yang terdapat di dalam kalimat.

Contoh : O, begitu ? Wah, bukan main!

6. Dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat.

Contoh : Ibu berkata, “Saya sangat sedih mendengar berita itu.”

7. Tanda koma dipakai di antara (i) nama dan alamat, (ii) tempat dan tanggal, dan (iv) nama tempat dan wilayah atau negeri yang ditulis berturut-turut.

Contoh : Surat ini harap dialamatkan kepada Bp. Oman, Gang Bagus no. 18, Karangasem Baru, Jogjakarta.

8.  Tanda koma dipakai menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya dalam daftar pustaka.

Contoh : Alisjahbana, Sutan Takdir. (1994). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta : Pustaka Rakyat.

9. Dipakai  di antara bagian-bagian catatan kaki.

Contoh : W.J.S. Poerwodarminto, Bahasa Indonesia untuk Karang-mengarang (Jogjakarta: UP Indonesia. 1967), hlm.4.

10. Dipakai di antara nama orang dan gelar akademik yang mengikutinya untuk membedakannya dari singkatan nama diri, keluarga, atau marga.

Contoh : S. Apipah, S.E.

11. Tanda koma dipakai di depan angka persepuluh atau di antara rupiah dan sen yang nyatakan dengan angka.

Contoh : Rp 1.500,50

12.  Tanda koma dipakai mengapit keterangan yangg sifatnya tidak membatasi.

Contoh : semua siswa, baik yang laki-laki maupun yang perempuan, mengikuti latihan paduan suara.

13.  Dipakai untuk menghindari salah baca di belakang keterangan yang terdapat pada awal kalimat.

Contoh : Dalam pembinaan dan pengembangan bahasa, kita memerlukan sikap yang bersungguh-sungguh.

14.  Tanda koma tidak untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain yang mengiringinya dalam kalimat jika petikan langsung itu berakhir dengan tanda tanya atau tanda seru.

Contoh petikan langsung dengan tanda tanya  : “Dimana Saudara tinggal?” tanya karim.

Contoh petikan langsung dengan tanda seru : “Beridiri lurus-lurus!” perintahnya.

Seperti itulah tentang  14 Fungsi Tanda Baca Koma (,) beserta contoh-contoh kalimatnya. Semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan.