Perbedaan 4 Kualitas Jaket Kulit Domba Yang Perlu Diketahui

Kualitas Jaket Kulit Domba Nappa
Perbedaan 4 Kualitas Jaket Kulit Domba Yang Perlu Diketahui
4.9 (98%) 10 votes

Jangan sampai kamu tertipu dalam membeli jaket kulit asli jangan tertarik dengan harga yang murah walaupun bahannya asli dari bahan kulit kambing, domba ataupun sapi. Namun kamu harus mengetahui jenis-jenis bahan kulit untuk membuat jaket kulit.

Sangat penting mengetahui kualitas jenis kulit ini, karena ada yang kualitasnya standar, super sampai jenis kulit premium yang harganya jauh lebih mahal karena proses penyamakannya memakai bahan-bahan terbaik.

Jenis-Jenis Jaket Kulit Domba Terbaik

Macam & Kulitas Jaket Kulit Domba

Kulit domba adalah kulit yang sering digunakan dan paling baik digunakan dalam membuat jaket kulit formal, jaket kulit stylish, jaket kulit modis, dan model-model dengan kebutuhan gaya lainnya. Hal tersebut karena kulit jenis domba ini memeiliki karakteristik yang lembut, lentur, permukaan kulit lebih rata tanpa menampakkan pori-pori yang besar dan dominan.

Jenis-Jenis Kulit Domba

  • Jaket Kulit Domba Jenis Nappa

Jenis nappa adalah jenis kulit domba full grain atau krom jika dalam istilah bahan kulit sapi. Jenis ini mempunyai ciri warna yang rata, lembut, lentur dan kuat atau awet dengan harga yang relatif standar, yaitu mulai dari Rp. 850.000,- (harga ini sesuai patokan harga per Juni 2018) untuk warna hitam dengan model standar dan size S atau M. contohnya seperti gambar di atas.

  • Jaket Kulit Domba Jenis Spinil

Jenis spinil adalah jenis kulit domba yang mirip pull up jika di kulit sapi, tetapi mempunyai sedikit perbedaan dimana kulit spinil ini lebih mengkilat dan motifnya memiliki bintik-bintik hitam. Ciri-ciri kulit domba spinil memiliki kelenturan di atas nappa, dan memiliki sedikit bintik-bintik hitam, juga warna yang sedikit tidak merata. Meskipun begitu, kini kulit spinil yang di produksi di garut hampir mirip dengan nappa.

Harga jaket kulit asli yang memakai bahan spinil lebih mahal dari nappa. Hal ini di karenakan bahan obat untuk penyamakannya lebih mahal sehingga biaya produksinya juga lebih mahal. Meski begitu, berdasarkan pengalaman penulis, kulit ini memiliki warna yang mudah pudar seiring waktu, relatif di bawah nappa dari segi kuatnya warna. Harga jaket dengan menggunakan bahan kulit domba jenis ini mulai dari Rp. 975.000 harga tergantung ukuran dan kerumitan model yang diinginkan.

  • Jaket Kulit Domba Jenis Wash

Jenis wash adalah jenis kulit yang mendapat perlakuan lebih dari penyamak. wash adalah sisa kulit yang di sortir untuk bahan nappa dan spinil, merupakan kulit budug (bladus) atau tidak mulus. Kemudian diolah sedemikian rupa (sampai dua kali proses lebih di atas yang nappa atau spinil) sehingga menghasilkan motif kulit yang unik. Harga nya relatif lebih murah dari nappa dan spinil. Meskipun terkadang karena ke unikannya, kulit ini lebih mahal dari nappa dan spinil.

  • Jaket Kulit Domba jenis pull up

Jenis pull up adalah kulit yang diolah seperti pull up pada kulit sapi, memiliki karakteristik warna yang mengkilat dan harga yang mahal.

Dari keempat jenis itu adapula yang mengkategorikannya berdasarkan ketebalan, dimana ada yang tipis (0,5 mm) ada yang standar (0,6 mm) adapula yang tebal (0,7 – 08 mm). Perbedaan ketebalan ini mempengaruhi harga kulit.

Selain itu perbedaan suplier bahan juga sangat mempengaruhi harga jaket yang ada. Misalnya, jaket jenis apapun yang di produksi oleh penyamak lokal/tradisional harganya relatif lebih murah daripada bahan yang di olah oleh perusahaan kulit yang modern. Tapi jangan salah juga ada penyamak kulit lokal yang harga bahan jaketnya lebih mahal dari penyamak modern yang bernaung dibawah perusahaan berbadan hukum PT.